liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Microsoft Dikabarkan Suntik Modal ke Pembuat ChatGPT Ratusan Triliun

Microsoft mengumumkan investasi ‘miliar dolar’ baru ke OpenAI, perusahaan yang membuat ChatGPT. Nilai investasinya diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah.

“Kami bermitra dengan OpenAI berdasarkan ambisi bersama kami untuk memajukan penelitian AI mutakhir dan mendemokratisasi AI sebagai platform teknologi baru,” kata CEO Microsoft Satya Nadella dalam postingan di blog resmi Microsoft, Senin (23/1).

Microsoft tidak mengungkapkan jumlah investasi. Sebelumnya, buletin Semafor melaporkan awal bulan ini bahwa Microsoft sedang mendiskusikan investasi US$10 miliar atau sekitar Rp155,4 triliun.

Satya mengatakan bahwa dalam fase kemitraan berikutnya, pengembang dan organisasi lintas industri akan memiliki akses ke infrastruktur, model, dan rantai alat AI terbaik dengan Azure. Tujuannya adalah untuk membangun dan menjalankan aplikasi mereka.

Kesepakatan itu menandai investasi ketiga dari kemitraan kedua perusahaan. Sebelumnya, Microsoft berinvestasi di pembuat ChatGPT pada 2019 dan 2021.

Microsoft mengatakan kemitraan yang diperbarui akan mempercepat terobosan dalam AI dan membantu kedua perusahaan mengkomersialkan teknologi mutakhir di masa depan.

Sejak 2016, Microsoft telah berencana membangun Azure menjadi superkomputer AI untuk dunia. Ini berfungsi sebagai dasar dari visi perusahaan untuk mendemokratisasi AI sebagai platform.

Melalui investasi dan kolaborasi awal ini, Microsoft dan OpenAI mendorong batasan teknologi superkomputer cloud, mengumumkan 5 superkomputer teratas pertama kami pada tahun 2020, lalu membangun beberapa sistem superkomputer AI berskala besar.

OpenAI menggunakan infrastruktur ini untuk melatih model terobosannya, yang sekarang digunakan di Azure untuk mendukung produk AI yang menentukan kategori seperti GitHub Copilot, DALL E 2, dan ChatGPT.

“Inovasi ini telah menangkap imajinasi dan memperkenalkan AI skala besar sebagai platform teknologi yang kuat dan serbaguna yang kami yakini akan menciptakan dampak transformatif di seluruh komputer pribadi, internet, perangkat seluler, dan cloud,” kata Microsoft.

CEO OpenAI Sam Altman memuji kemitraan tiga tahun dengan Microsoft sebagai “brilian”. Dia mengatakan bahwa Microsoft berbagi nilai-nilai perusahaan.

“Dan kami bersemangat untuk melanjutkan penelitian independen kami dan berupaya menciptakan AI canggih yang bermanfaat bagi semua orang,” katanya.

Investasi potensial oleh Microsoft ini pertama kali dilaporkan oleh buletin Semafor dan dikonfirmasi oleh dua orang yang mengetahui situasi tersebut. “Kalau Microsoft memang menyuntikkan US$ 10 miliar, maka valuasi OpenAI diperkirakan mencapai US$ 29 miliar,” ujar sumber yang mengetahui hal tersebut, dikutip dari The Semafor, Senin (9/1).

Laporan Semafor mengatakan bahwa salah satu persyaratan pendanaan adalah Microsoft akan mendapatkan 75% dari keuntungan OpenAI. Persyaratan berlaku hingga investasi awal selesai, yaitu setelah OpenAI mengetahui cara memonetisasi ChatGPT dan produk lain seperti pembuat gambar Dall-E.

Microsoft akan memiliki 49% saham di OpenAI, sementara investor lain akan mengambil 49% dan induk nirlaba OpenAI 2% jika target terpenuhi.

Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan taruhan perusahaan sampai Microsoft mendapatkan uangnya kembali.

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa OpenAI sedang dalam pembicaraan untuk menjual saham sekitar US$29 miliar. Diskusi sedang berlangsung dengan perusahaan modal ventura seperti Thrive Capital dan Founders Fund.

Microsoft pada 2019 menginvestasikan US$ 1 miliar ke OpenAI. OpenAI didirikan oleh Elon Musk, Sam Altman, dan beberapa peneliti pada tahun 2015.

Microsoft sebelumnya dikabarkan akan memperkenalkan peramban berbasis kecerdasan buatan dan kecerdasan buatan (AI) yang lebih canggih pada akhir Maret. Mesin pencari Bing Microsoft (browser) akan didukung oleh AI yang mendukung ChatGPT. Versi ChatGPT Bing akan diluncurkan pada akhir Maret.

“Bing akan menjawab banyak permintaan pencarian, bukan hanya menampilkan daftar tautan,” ujar dua sumber yang mengetahui langsung rencana tersebut, dikutip The Information pekan lalu (4/1).