liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Kominfo Tutup 11 TV Streaming Radikal dan Ribuan Hoaks Politik

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir 1.321 konten hoax terkait politik setiap hari (4/1). Selain itu, menutup 11 televisi atau TV streaming dan 86 situs web atau URL.

“Kominfo menangani 1.321 penipuan politik,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam konferensi pers, Rabu (4/1). Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi merebaknya kecurangan secara masif menjelang pemilihan presiden alias pilpres 2024.

Kominfo telah bekerja sama dengan Kejaksaan Agung dan Polri sejak tahun lalu, dalam menerbitkan Surat Keputusan Bersama Pedoman Pelaksanaan Hal Tertentu UU ITE (SKB UU ITE).

SKB memberikan penjelasan secara teknis dan rinci mengenai kriteria perbuatan yang melanggar ketentuan UU ITE.

Ketentuan ini akan berjalan strategis di tengah maraknya penggunaan media sosial dan instrumen teknologi digital dalam pemilihan umum, kata Johnny.

Melalui SKB UU ITE, dia berharap masyarakat lebih memahami keterbatasan penggunaan teknologi. Secara paralel, juga meningkatkan akuntabilitas dan tingkat akurasi dalam penegakan hukum.

Kominfo juga menandatangani nota kesepahaman alias MoU untuk mendukung pilkada. Kementerian akan memfasilitasi KPU dalam pertukaran data dan informasi, penyebarluasan informasi publik, pengembangan sistem informasi, dan fasilitas lain yang mendukung kerja KPU.

Kominfo juga bekerja sama dengan Bawaslu dan Polri. Kerjasama dengan Polri meliputi:

Pertukaran Data dan/atau Informasi Pencegahan penyebarluasan dan penggunaan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki konten terlarang Bantuan pengamanan kepada POLRI dalam menjalankan tugas dan fungsi Perjanjian terkait penegakan hukum Penyediaan dan pemanfaatan sarana prasarana Peningkatan kapasitas dan memanfaatkan Manusia. Sumber Daya (SDM) di bidang komunikasi dan informatika

Dalam kesempatan itu, Kominfo juga meminta Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri tetap netral selama pilkada berlangsung. “Himbauan untuk mengambil peran yang proporsional dalam pemilu sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.