liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Cara Kerja Teknologi Modifikasi Cuaca TMC untuk Antisipasi Hujan Lebat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggunakan Weather Modification Technology (TMC) untuk mengantisipasi cuaca ekstrem di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). TMC akan memaksa hujan sebelum mencapai daratan.

BNPB berencana melakukan modifikasi cuaca bersama TNI AU, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Kami sedang menerapkan teknologi modifikasi cuaca. Ini dilakukan terus menerus,” kata Kepala BNPB Letkol. Jenderal Suharyanto di Jakarta, Selasa (27/12).

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, Pemprov DKI bekerja sama dengan BNPB, BRIN dan TNI AU untuk pelaksanaan TMC.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan untuk memaksa terjadinya hujan awan di Laut Jawa dan wilayah di luar pemukiman seperti danau atau waduk.

Berdasarkan situs resmi BNPB, secara teknis TMC memaksa awan menjadi hujan dengan menggunakan Natrium Klorida (NaCl) atau garam yang ditaburkan ke dalam benih awan melalui pesawat terbang.

Implementasi operasi TMC bergantung pada faktor lain seperti pertumbuhan cloud. Ini terus dipantau.