liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Akhir Tahun, Google Akan Hapus Akun yang Tidak Aktif Selama Dua Tahun

Google mengumumkan akan menghapus akun yang tidak aktif selama dua tahun. Langkah ini diambil perusahaan untuk menghindari risiko keamanan.

Wakil Presiden Manajemen Produk Google Ruth Kricheli mengatakan perusahaan memperbarui kebijakan ketidakaktifannya untuk Akun Google menjadi dua tahun di seluruh produknya.

“Mulai akhir tahun ini, jika Akun Google tidak digunakan atau sudah tidak digunakan selama minimal dua tahun, akun dan kontennya dapat kami hapus,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Google, Jumat (19/10). 5).

Penghapusan ini mencakup konten di Google Workspace seperti Gmail, dokumen, drive, rapat, kalender, dan Google Foto.

Kebijakan ini hanya berlaku untuk akun Google pribadi, tetapi tidak akan memengaruhi akun untuk organisasi seperti sekolah atau bisnis.

“Pembaruan ini menyelaraskan kebijakan kami dengan standar industri seputar retensi dan penghapusan akun,” katanya.

Selain itu, ini membatasi berapa lama Google menyimpan informasi pribadi yang tidak terpakai.

Ruth mencatat bahwa perusahaan berinvestasi dalam teknologi dan alat untuk melindungi pengguna dari ancaman keamanan, seperti spam, penipuan phishing, dan pembajakan akun.

Dengan perlindungan ini, dia menjelaskan bahwa jika sebuah akun dibiarkan tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama, kemungkinan besar akan disusupi. Berikut beberapa alasannya:

Akun yang terlupakan atau tanpa pengawasan sering mengandalkan kata sandi lama atau yang digunakan kembali, yang mungkin telah disusupi. Tidak menyediakan autentikasi dua faktor. Terima lebih sedikit pemeriksaan keamanan oleh pengguna.

Berdasarkan analisis internal Google, akun yang ditinggalkan setidaknya 10 kali lebih kecil kemungkinannya untuk menyiapkan verifikasi dua langkah daripada akun aktif. Artinya, akun yang tidak aktif seringkali rentan terhadap kejahatan teknologi.

“Setelah dikompromikan, akun tersebut dapat digunakan untuk apa saja mulai dari pencurian identitas hingga konten yang tidak diinginkan atau bahkan berbahaya, seperti spam,” katanya.

Ruth menjelaskan Google akan meluncurkan ini secara perlahan dan hati-hati, dengan banyak pemberitahuan. Misalnya:

Kebijakan ini tidak akan memengaruhi pengguna dengan akun yang tidak aktif secara langsung. Ini akan mulai dihapus paling cepat pada Desember 2023. Google akan mengambil pendekatan bertahap, dimulai dengan akun yang dibuat dan tidak pernah digunakan lagi. Sebelum menghapus akun, Google akan mengirimkan beberapa notifikasi sepanjang bulan sebelum penghapusan, baik ke alamat email akun maupun email pemulihan.

Cara mudah agar akun Google tetap aktif dan tidak terhapus adalah dengan login minimal dua tahun sekali. Aktivitas ke akun Google sehingga dianggap aktif dapat berupa:

Baca atau kirim email. Gunakan Google Drive. Tonton video YouTube. Download aplikasinya di Google Play Store. Gunakan Google Penelusuran. Gunakan masuk dengan Google untuk masuk ke aplikasi atau layanan pihak ketiga. Langganan yang menggunakan akun Google, seperti Google One, publikasi berita, atau aplikasi. Akun dengan video YouTube.